Halaman

Jumat, 30 Desember 2011

Feature


Appa sih feature itu? Feature itu barang-barang di rumah, kayak kursi, meja. Hehehehhe, itu furniture. Ngawur!!
Feature merupakan berita yang berfungsi sama dengan berita pada umumnya, tetapi dengan gaya bahasa yang terkesan seperti seni itulah ciri khas dari feature. Target yang ingin dicapai adalah perasaan pembacanya, bukan rasio, seperti sasaran berita umumnya. Bahkan, sering feature digunakan media massa untuk memberitakan sesuatu yang berada di “belakang” berita. Feature harus berdasarkan fakta, bukan karangan (fiksi) dan penulis tidak boleh memasukkan opini pribadi dalam menulisnya. Kalaupun ingin menambahkan, yang diperbolehkan hanya penggambaran suasana fisik maupun hati dari lingkungan tempat mendapat informasi.
Dalam penulisan feature, selain bahasa yang berbeda dengan berita, bentuk susunannya juga berbeda. Berita tentu memiliki baris tunggal (penulisan nama kota atau nama media) dan di akhir tulisan ada inisiak penulisnya, sedangkan feature tidak baris tunggal dan nama penulis ditulis lengkap.
Referensi:
Mondry, 2008. Pemahaman Teori dan Praktik Jurnalistik. Bogor Selatan: Ghalia Indonesia.
Ini ada contoh menulis feature, buatan ane lhu J
1. Tanggal 24 November 2011 kuliah jurnalistik tidak seperti biasanya. Kuliah tidak berada di dalam kelas, tapi berada di luar kelas, tepatnya di taman depan rektorat kampus pukul 13.00 wib. Suasana jalan raya depan kampus cukup ramai, namun bisa terhibur dengan pohon-pohon di taman yang cukup rindang. Sehingga suasana menjadi lebih sejuk. Kami duduk si rerumputan yang mulai gundul karena terlalu sering dijadikan tempat duduk oleh mahasiswa. Di taman kampus kami tidak sendiri. Dipojok taman, ada dua mahasiswi yang sibuk dengan laptopnya masing-masing. Di pintu gerbang, para satpam sibuk memeriksa STNK para pengendara motor yang akan meninggalkan kampus. Pembelajaran di luar kelas waktu itu berjalan dengan santai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar