Appa sih feature itu? Feature itu
barang-barang di rumah, kayak kursi, meja. Hehehehhe, itu furniture. Ngawur!!
Feature merupakan
berita yang berfungsi sama dengan berita pada umumnya, tetapi dengan gaya
bahasa yang terkesan seperti seni itulah
ciri khas dari feature. Target yang
ingin dicapai adalah perasaan pembacanya, bukan rasio, seperti sasaran berita
umumnya. Bahkan, sering feature
digunakan media massa untuk memberitakan sesuatu yang berada di “belakang”
berita. Feature harus berdasarkan
fakta, bukan karangan (fiksi) dan penulis tidak boleh memasukkan opini pribadi
dalam menulisnya. Kalaupun ingin menambahkan, yang diperbolehkan hanya
penggambaran suasana fisik maupun hati dari lingkungan tempat mendapat
informasi.
Dalam
penulisan feature, selain bahasa yang
berbeda dengan berita, bentuk susunannya juga berbeda. Berita tentu memiliki
baris tunggal (penulisan nama kota atau nama media) dan di akhir tulisan ada
inisiak penulisnya, sedangkan feature tidak
baris tunggal dan nama penulis ditulis lengkap.
Referensi:
Mondry, 2008. Pemahaman
Teori dan Praktik Jurnalistik. Bogor Selatan: Ghalia Indonesia.
Ini ada contoh menulis feature, buatan ane lhu J
1. Tanggal 24 November 2011 kuliah jurnalistik tidak
seperti biasanya. Kuliah tidak berada di dalam kelas, tapi berada di luar
kelas, tepatnya di taman depan rektorat kampus pukul 13.00 wib. Suasana jalan
raya depan kampus cukup ramai, namun bisa terhibur dengan pohon-pohon di taman
yang cukup rindang. Sehingga suasana menjadi lebih sejuk. Kami duduk si
rerumputan yang mulai gundul karena terlalu sering dijadikan tempat duduk oleh
mahasiswa. Di taman kampus kami tidak sendiri. Dipojok taman, ada dua mahasiswi
yang sibuk dengan laptopnya masing-masing. Di pintu gerbang, para satpam sibuk
memeriksa STNK para pengendara motor yang akan meninggalkan kampus.
Pembelajaran di luar kelas waktu itu berjalan dengan santai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar